
Kaname Nisha / 要ニシャ

❞I don't want to change anyone because I'm broken too, but I hope the songs I create can represent someone's feelings.❞






| Name | Kaname Nisha |
|---|---|
| Birthday | April 12th |
| Age | 16 |
| Blood Type | A |
| Gender | Female |
| Height | 158 |
| Weight | 48kg |
- “Aku harus terlihat keren agar tidak diinjak orang. Aku harus menjadi sesuatu yang tidak pantas diinjak.”
- “Jangan sia-siakan waktumu untuk memikirkan hal yang tak perlu, atau kesempatan itu akan pergi dan belum tentu kembali.”
- “Laki-laki yang menyiksa perempuan itu lebih baik potong habis kelaminnya dan mati saja deh.”
- “Aku tidak berniat mengubah seseorang karena aku juga sama rusaknya. Aku hanya berharap laguku bisa mewakili seseorang.”
- “Hidupku memang kebanyakan drama sih. Kalau tidak suka, jangan ditonton.”
- “Bangsat!”
PERSONAL TRIVIA
- Nisha bukan kepribadian ganda atau penyintas DID. Kondisi Nisha adalah ‘alter ego’ yang dapat dikendalikan dengan kesadaran penuh. Alasan Nisha bermain dramaturgi adalah agar ia bisa mengendalikan emosinya.- Nisha adalah introvert (INFP) dengan tempramen melankolis-koleris. Sedikit berbeda dengan stereotip INFP lain yang dikenal lemah lembut dan terlalu rapuh. Nisha justru sering menunjukkan sifat kasar. Itulah mengapa Nisha tidak suka teori kepribadian apa pun.- Sebetulnya, Nisha versi ceria itu memang sifat asli darinya juga. Selagi Himawari masih hidup, Nisha juga aktif dan ceria di panti. Nisha tidak menyadari ini karena lebih lama mengalami penindasan, dan menganggap yang suram itulah sifat paling aslinya.- Nisha dalam sisi kelamnya tidak kejam dan marah 24/7. Nisha cuma marah & kasar kalau ada yang memicunya. Jika hidupnya damai dan hanya merasa lelah jadi ceria, Nisha lebih banyak diam.- Nisha sangat menyukai mangga dan bisa menghabiskan satu baskom penuh.- Sangat suka bermain ponsel dan chronically online.- Suka main game rythm, tapi tidak pernah mampu main di level hard dan expert.- Saat personanya berubah, suara Nisha otomatis juga berubah. Nisha dalam mode ceria itu suaranya cempreng. Nisha dalam mode tenang, suaranya jadi lebih dalam.- Nisha bukan artis top yang semua orang kenal dan setiap gerak-geriknya berpotensi dipantau paparazzi. Jadi Nisha bebas bergaul dengan siapapun. Juga, makin ke sini, profesi Nisha itu lebih bergeser ke ‘musisi’ daripada aktris.- Hal yang disukai : mangga, kucing, main band dan street food.- Hal yang dibenci : pembully, tukang atur orang, hujan dan cuaca dingin.- Minuman favoritnya selain mangga adalah teh susu.- Spesialisnya adalah mengubah suara dengan natural.- Di semua jenis ilmu eksakta, Nisha tidak pernah mendapat nilai yang lebih tinggi dari 50. Makanya ia memilih sekolah kesenian agar tidak mempelajarinya.- Jenius hanya di bidang kesenian.
- Secara kebetulan Nisha pernah duduk bersebelahan dengan Sakura Haruka di kafe Pothos. Ada nenek-nenek yang berceletuk, “Kucing jantan dan betina.” (Karena mata Sakura mirip kucing dan Nisha pakai bando telinga kucing). Sakura tersedak dan Nisha hanya tertawa.- Nisha suka makan di kafe Pothos kalau lewat sana. Nisha juga berteman baik dengan Tachibana Kotoha.- Nisha juga pernah kebetulan makan di Pothos bersama Nirei dan Suou. Nirei sangat antusias karena Nisha aktris cilik yang sempat ditontonnya, tetapi ekspresi Nirei langsung cuit ketika Suou berbisik Nisha pernah bersama dengan Chika (dan mungkin pacaran).- Saat melihat Endo pertama kali, Nisha kira cowok itu rampok di rumahnya karena Nisha memang pernah dilabrak.- Nisha senang bergaul dengan Chika dan Endo karena tidak pernah menghakiminya.- Band Nisha, Hana❇Beat! pernah satu panggung dengan Narita Shizuka dan Tsubakino Tasuku di Roppo Ichiza.- Tomiyama Choji cukup sering datang ke konser HanaBeat!- Endo pernah mengejek Nisha tolol karena tidak bisa hitung-hitungan dasar. Sementara Nisha bingung membalasnya seperti apa (karena Endo memang jenius meski urakan).